5 Kota Emas Yang Hilang
Selama ribuan tahun, para penjelajah dunia telah menceritakan kisah-kisah tentang kota yang hilang dan legenda akan kerajaan-kerajaan tersembunyi. Saat itu memang masuh banyak yang belum diketahui dari dunia kita, jadi cerita seperti ini tampak benar adanya. Banyak dari cerita ini hilang ditelan waktu, namun aada juga yabng masih bertahan hingga saat ini. Tempat tempat berikut tidak pernah berhasil di temukan, bahkan beberapa orang yang mencarinya tidak pernah kembali lagi. Berikut 5 kota emas yang hilang versi Pelangi99.
Cibola
Pada abad ke 16, muncul kisah kota The Cities Of Gold Cibola di daerah Mejsiko. Kota penuh bangunan emas ini masih berhubungan dengan suku Aztex. Hal ini membuat Antonio de Mendoza mengirim tim ekspedisi ke Meksiko pada tahun 1539 setelah ada biarawan yang mengaku melihat kota tersebut.
Pada tahun 1941, ekspedisi kedua di bawah pimpinan Fransisco de Coronado dilakukan, sayangnya ekspedisi yang menempuh jarak 6400km itu tudak membuahkan hasil. Mereka hanya menemukan kabar burung saja dari warga setempat.
Shambala
Selama ribuan tahun, masyarakat Tibet percaya di antara Pegunungan Himalaya dan Gurun Gobi terdapat kerajaan legendaris bernama Shambala. Kata Shambala bearti kedamaian dalam bahasa Sansekerta. Menurut naskah kuno Kalachakra dan Zhang Zhung, di pusat kota Shambala terdapat banyak emas dan kerajaan ini diperintah oleh Raja dinasti Kulika atau kalki.
Kabarnya, hanya orang yang murni hatinya bisa tinggal di kerajaan ini. Banyak penjelajah yang berusaha mencari Shambala, Nicholas Roeccrich salah satunya, ia melintasi 35puncak gunung tertinggi di dunia tapi tetap tidak menemukan apa apa. Beberapa saksi mata mengaku pernah melihat kota emas ketika terbang di atas pesawat, namun saat menuhu je tempat itu lewat darat, daerah itu kosong.
Agharta
Menurut legenda, kita Agharta adalah sebuah dunia bawah tanah yang memiliki kehidupan sendiri. Kabarnya Agharta hanya bisa dicapai melalui gua rahasia. Gua ini menghubungkan empat penjuru bumi. Agharta dikenal dengan tempat yang istimewa dab memiliki kekayaan alam tak terhingga. Penghuninya juga memiliki ilmu pengetahuan yang sangat tinggi.
Jalan untuk mencapai Agharta dipercaya terletak di kutub utara dan selatan, ada juga daerah yang dipercaya bisa berkoneksi langsung dengan Agharta, misalnya Gua Mamoth Kentucky di Amerika Serikat, Mato Grosso di Brazil, morona Santiago do Ekuador dan beberapa tempat lainnya. Plato bahkan juga pernah menebutkan ada terowongan luas dan sempit yang terletak di bawah bumi, sayangnya sampai saat ini belum ada satupun yanbg menemukannya , bahkan para pencarinya tak kembali lagi.
El Dorado
Ketika Meksiko dijajah Spanyol pada abad ke 16, muncul cerita mengenai kota dilapisi emas. Menurut legenda kota tersebut diperintah oleh Raja El Dorado, ia sangat dikenal karena seluruh tubuhnya dilapisi oleh serbuk emas. Lokasinya diduga terletak di sekitar Danau Guavita atau Danau parime, Kolombia.
Pada tahun 1537, penakluk Spanyol Jimenez de Quesada mencari keberadaan El Dorao bahkan saudaranya Herman Perez de Quesada mengeringkan Danau Guavita, di sana ia menemukan emas seberat 18kg, namun sayangnya dia tidak menemukan sebuah kota . Beberapa orang percaya, El Dorado adalah nama orang . Hal ini diperkuat tidak ditemukannya kota tersebut.
Ciudad Blanca
Legenda mengisahkan keberadaan Ciudad Blanca atau "Kota Putih"yang penuh emas bernilai tinggi. Yang menjadi buruan para penjelajah dan pemburu harta karun sejak penakluk Hernado Cortes menyebutnya dalam surat yang ditujukan pada Raja Spanyol, Charles v tahun1526 silam.
Kota itu konon menajadi tempat lahir Dewa Aztec, Quelzalcoatl. Di mana patung sang dewa yang terbuat dari emas dan ukiran batu putih bertebaran di sana. namun tak ada konfirmasi tenbtang keberadaan kota tersebut.
Pada 2013, para peneliti mengaku yakin, mereka telah menguak keberadaan kota yang hilang menggunakan pemindai berteknologi tinggi. Menggunakan pesawat terbang yang bisa mengintip di sela tapatnya hutan di Honduras.
Para peneliti yang berasal dari University of Houston dan National Center for Airborne Laser mapping (NCALM) menerbangkan pesawat kecil di langit mosquitia. Pesawat itu menembakkan miliaran pulsa laser ke permukaan tanah, untuk menciptakan peta digital 3 dimensi topologi yang ada di bawah pepohonan yang mirip kanopi itu.
Dengan megomplikasikan data tersebut, para analis mengungkap apa yang telah terlihat sebagai perubahan elevasi buatan manusia. yang diduga menunjukan lapangan kota yang hilang itu, yang dihiasi dengan sejumlah poramida.
Adalah sinematografer sekaligus pecinta segala hal soal Ciudad Blanca, Steve Elkins yang mencari dukungan investor swasta untuk membiayai tim NCLAM, menggunakan teknologi temetaan lasernya untuk memetakan lantai hutan Mosquitia.
Selama seminggu, NCALM dan teknisi dari University of Houston menerbangkan pesawat Cessna bermesin gandanya, menyisir area seluas 60mil persegi. Untuk mengungkap bukti adanya permukiman kuno atau lanskap yang direkayasa manusia, di bantu komputer LIDAR.
Untuk membuktikan apakah benar ada kita terlupakan yang kembali ditemukan, para arkeolog harus menembus lebatnya huta untuk membuktikannya.
Cibola
Pada abad ke 16, muncul kisah kota The Cities Of Gold Cibola di daerah Mejsiko. Kota penuh bangunan emas ini masih berhubungan dengan suku Aztex. Hal ini membuat Antonio de Mendoza mengirim tim ekspedisi ke Meksiko pada tahun 1539 setelah ada biarawan yang mengaku melihat kota tersebut.
Pada tahun 1941, ekspedisi kedua di bawah pimpinan Fransisco de Coronado dilakukan, sayangnya ekspedisi yang menempuh jarak 6400km itu tudak membuahkan hasil. Mereka hanya menemukan kabar burung saja dari warga setempat.
Shambala
Selama ribuan tahun, masyarakat Tibet percaya di antara Pegunungan Himalaya dan Gurun Gobi terdapat kerajaan legendaris bernama Shambala. Kata Shambala bearti kedamaian dalam bahasa Sansekerta. Menurut naskah kuno Kalachakra dan Zhang Zhung, di pusat kota Shambala terdapat banyak emas dan kerajaan ini diperintah oleh Raja dinasti Kulika atau kalki.
Kabarnya, hanya orang yang murni hatinya bisa tinggal di kerajaan ini. Banyak penjelajah yang berusaha mencari Shambala, Nicholas Roeccrich salah satunya, ia melintasi 35puncak gunung tertinggi di dunia tapi tetap tidak menemukan apa apa. Beberapa saksi mata mengaku pernah melihat kota emas ketika terbang di atas pesawat, namun saat menuhu je tempat itu lewat darat, daerah itu kosong.
Agharta
Menurut legenda, kita Agharta adalah sebuah dunia bawah tanah yang memiliki kehidupan sendiri. Kabarnya Agharta hanya bisa dicapai melalui gua rahasia. Gua ini menghubungkan empat penjuru bumi. Agharta dikenal dengan tempat yang istimewa dab memiliki kekayaan alam tak terhingga. Penghuninya juga memiliki ilmu pengetahuan yang sangat tinggi.
Jalan untuk mencapai Agharta dipercaya terletak di kutub utara dan selatan, ada juga daerah yang dipercaya bisa berkoneksi langsung dengan Agharta, misalnya Gua Mamoth Kentucky di Amerika Serikat, Mato Grosso di Brazil, morona Santiago do Ekuador dan beberapa tempat lainnya. Plato bahkan juga pernah menebutkan ada terowongan luas dan sempit yang terletak di bawah bumi, sayangnya sampai saat ini belum ada satupun yanbg menemukannya , bahkan para pencarinya tak kembali lagi.
El Dorado
Ketika Meksiko dijajah Spanyol pada abad ke 16, muncul cerita mengenai kota dilapisi emas. Menurut legenda kota tersebut diperintah oleh Raja El Dorado, ia sangat dikenal karena seluruh tubuhnya dilapisi oleh serbuk emas. Lokasinya diduga terletak di sekitar Danau Guavita atau Danau parime, Kolombia.
Pada tahun 1537, penakluk Spanyol Jimenez de Quesada mencari keberadaan El Dorao bahkan saudaranya Herman Perez de Quesada mengeringkan Danau Guavita, di sana ia menemukan emas seberat 18kg, namun sayangnya dia tidak menemukan sebuah kota . Beberapa orang percaya, El Dorado adalah nama orang . Hal ini diperkuat tidak ditemukannya kota tersebut.
Ciudad Blanca
Legenda mengisahkan keberadaan Ciudad Blanca atau "Kota Putih"yang penuh emas bernilai tinggi. Yang menjadi buruan para penjelajah dan pemburu harta karun sejak penakluk Hernado Cortes menyebutnya dalam surat yang ditujukan pada Raja Spanyol, Charles v tahun1526 silam.
Kota itu konon menajadi tempat lahir Dewa Aztec, Quelzalcoatl. Di mana patung sang dewa yang terbuat dari emas dan ukiran batu putih bertebaran di sana. namun tak ada konfirmasi tenbtang keberadaan kota tersebut.
Pada 2013, para peneliti mengaku yakin, mereka telah menguak keberadaan kota yang hilang menggunakan pemindai berteknologi tinggi. Menggunakan pesawat terbang yang bisa mengintip di sela tapatnya hutan di Honduras.
Para peneliti yang berasal dari University of Houston dan National Center for Airborne Laser mapping (NCALM) menerbangkan pesawat kecil di langit mosquitia. Pesawat itu menembakkan miliaran pulsa laser ke permukaan tanah, untuk menciptakan peta digital 3 dimensi topologi yang ada di bawah pepohonan yang mirip kanopi itu.
Dengan megomplikasikan data tersebut, para analis mengungkap apa yang telah terlihat sebagai perubahan elevasi buatan manusia. yang diduga menunjukan lapangan kota yang hilang itu, yang dihiasi dengan sejumlah poramida.
Adalah sinematografer sekaligus pecinta segala hal soal Ciudad Blanca, Steve Elkins yang mencari dukungan investor swasta untuk membiayai tim NCLAM, menggunakan teknologi temetaan lasernya untuk memetakan lantai hutan Mosquitia.
Selama seminggu, NCALM dan teknisi dari University of Houston menerbangkan pesawat Cessna bermesin gandanya, menyisir area seluas 60mil persegi. Untuk mengungkap bukti adanya permukiman kuno atau lanskap yang direkayasa manusia, di bantu komputer LIDAR.
Untuk membuktikan apakah benar ada kita terlupakan yang kembali ditemukan, para arkeolog harus menembus lebatnya huta untuk membuktikannya.
Main Games Asik , Hanya modal 25ribu kamu bisa main 8 permainan . 8 permainannn lohhhhh ... ada bonusnya juga lagi .
Bonus Cashback Terbesar dan Bonus Refferal Istimewa .
Don''t Forget Main Games Poker dan Domino Asik .
kunjungi kunjungi Langsung di www,pelangiasik,com atau hubungi cs kami langsung di :
◙ Pin BBM : D872D7D9 ◙ WHATSAPP +85516675661





0 komentar: